Surat Terbuka Untuk Saudara-Saudari Palestina Arab Saya

Sangat penting bagi Anda untuk menyadari dan mengingat bahwa Hamas adalah penyebab utama penderitaan Anda, rekan-rekan Arab saya di Gaza.

OLEH BASSEM EID, ARAB PALESTINA DI YERUSALEM TIMUR.

Saya tahu bahwa 10 hari terakhir ini penuh kehancuran dan kebingungan. Mengapa dunia membiarkan orang Israel melakukan ini kepada Anda? Saya menulis kepada Anda, saudara-saudari saya di Palestina, untuk membuka mata Anda dari disinformasi yang disajikan oleh penawan Anda yang sebenarnya, Hamas, kepada Anda.

Kepada saudara-saudari Arab Palestina saya, saya mohon kepada Anda: tolong jangan biarkan Hamas mencuci otak Anda dengan berpikir bahwa mereka telah “mencapai” apa pun atas nama kami.

Jangan menjadi mangsa kebohongan dan manipulasinya. Hamas bukanlah gerakan keadilan sosial dan tentu saja tidak peduli dengan saya atau Anda. Mereka adalah kelompok kriminal yang hanya peduli tentang cara memperkuat dirinya sendiri dengan mengorbankan semua kepentingan kita. Hidup Anda hanya akan membaik apabila pemerintahan teror Hamas berakhir. Hanya dengan begitu Anda akan benar-benar merasakan buah perdamaian sejati dengan sepupu Yahudi Anda.

Ya, saya tahu bahwa bagi sebagian orang di media, Hamas kurang lebih telah mencapai tujuannya dalam perang keji yang dimulai 10 hari yang lalu ini. Mereka telah menyebarkan berita bohong tentang Sheikh Jarrah yang dikatakan menjadi inti agresi Yahudi. Mereka telah menghasut kerusuhan kekerasan di Al Aqsa dengan klaim palsu bahwa orang Yahudi akan menghancurkan Al Aqsa padahal itu tidak pernah benar. Dan kemudian mereka mengeksploitasi situasi yang mereka ciptakan dengan memulai perang dengan Israel untuk kemudian membenarkan serangan roketnya. Sementara itu, Hamas menunjukkan kepada orang-orang Arab Palestina perbedaan yang jelas antara kemampuan mereka untuk bertindak dengan Perdana Menteri Mahmoud Abbas serta ketidakmampuan partainya untuk melakukan banyak hal.

Sangat penting bagi Anda untuk menyadari dan mengingat bahwa Hamas adalah penyebab utama penderitaan Anda, sesama warga Palestina di Gaza.

Hamaslah yang mengabaikan peringatan bahwa sumur air mulai menjadi asin akibat pemompaan yang berlebihan, yang mengakibatkan mereka tiba pada titik di mana air keran Gaza tidak lagi aman untuk diminum.

Hamaslah yang mengalihkan banyak dari bantuan kemanusiaan besar-besaran yang ditujukan untuk Anda yang telah diizinkan masuk oleh Israel setiap hari dalam ratusan truk.

Hamaslah yang mencuri semen dan bahan logam dari barang impor yang dimaksudkan untuk membangun rumah bagi Anda agar mereka dapat menghabiskan miliaran dolar untuk membangun jaringan terowongan bawah tanah yang sangat besar untuk keperluan mereka saja.

Dan ketika harus berperang dengan Israel selama 10 hari terakhir ini, Hamas dengan sengaja menggunakan Anda sebagai perisai manusia, menempatkan peluncur roket dan persenjataan rudal di rumah, apartemen, gedung perkantoran, dan bahkan rumah sakit — seperti yang terjadi pada tahun 2014.

Dan sekarang Hamas dengan ceroboh menembaki wilayah berpenduduk paling banyak di Israel, tanpa target atau strategi khusus. Namun, saya tahu dari sumber saya di Gaza bahwa sebanyak 25 persen dari semua roket yang diluncurkan oleh Hamas jatuh di Gaza. Hal ini berarti Hamas telah membunuh sebanyak 50 warga sipil, dan mereka secara salah menyalahkan Israel. Dan apakah Anda bangga dengan fakta bahwa beberapa rudal Hamas yang gagal dicegat oleh Pasukan Pertahanan Israel akhirnya meledak di tempat-tempat seperti Jaffa, Abu Ghosh dan Lod di mana orang-orang Arab Israel sekarang tinggal?

Bertanyalah pada diri Anda sendiri, bagaimana tepatnya bangsa kita memperoleh manfaat dari semua ini? Apa yang akan terjadi pada anak-anak muda kita yang dicuci otaknya di media sosial dan ditipu agar melempar batu bata dan bom molotov ke petugas polisi? Berapa banyak dari orang-orang kita yang terluka parah di Yerusalem akibat hasutan Hamas? Berapa banyak lagi yang mengalami nasib yang sama ketika roket Hamas jatuh di Gaza, belum lagi ratusan ribu dari Anda, saudara-saudaraku, digunakan sebagai tameng manusia terhadap serangan balik Israel?

Dan apa yang bisa diperoleh? Orang-orang Arab yang tinggal di empat bangunan di Sheikh Jarrah pada akhirnya masih akan digusur, sebuah fakta yang telah diketahui oleh keluarga-keluarga itu selama beberapa dekade ketika mereka menjual hak atas properti itu. Tapi lupakan Sheikh Jarrah sejenak. Pikirkan tentang lebih banyak lagi orang Arab Palestina yang sekarang menjadi tunawisma di Gaza karena Hamas memilih untuk menyembunyikan senjata di gedung-gedung pemukiman mereka.

Dan ketika permusuhan berakhir, dapat dipastikan bahwa bukan rakyat Gaza atau perwakilan dari kepentingan Anda yang sebenarnya, melainkan kelompok Hamas yang akan mengadakan kesepakatan untuk kompensasi finansial yang menguntungkan dengan Qatar dan LSM Eropa “untuk membangun kembali Gaza.” Ingatkah Anda siapa yang menjadi kaya terakhir kali setelah perang tahun 2014 dengan Israel? Hamas akan melakukan hal yang sama persis: Hamas akan membelanjakan cicilan bantuan Qatar berikutnya untuk mengisi kembali persediaan persenjataannya, bukannya membangun kembali rumah, membeli vaksin virus corona atau memberikan layanan sosial bagi masyarakat.

Dan Hamas pasti akan terus merencanakan serangan teroris terhadap warga sipil Israel. Jadi Israel akan memiliki pembenaran yang lebih besar untuk membatasi akses ke Al Aqsa dan mempertahankan blokade pertahanan di sekitar Gaza: Andalah yang akan menderita, bukan Hamas dengan vila-vila mewahnya yang dibangun kembali. Dan kedamaian yang sangat pantas Anda dapatkan, yang sesungguhnya sangat mungkin terjadi ketika Israel menarik diri sepenuhnya dari Jalur Gaza pada tahun 2005 hanya untuk melihat Hamas mendirikan sebuah junta militer yang otoriter, akan semakin jauh dari jangkauan.

Adalah sebuah tragedi bahwa hidup akan menjadi lebih buruk bagi orang-orang Arab Palestina di Gaza, tetapi itu semua adalah kesalahan Hamas. Mereka merencanakan dan memprovokasi konfrontasi militer untuk meningkatkan kedudukan politiknya dan kita semua akan menderita karenanya. Sekali lagi, saya mendorong Anda untuk membuka mata dan melihat melampaui tipu daya Hamas. Tidak peduli berapa banyak orang Yahudi yang berhasil dibunuhnya, Hamas tidak akan mencapai apa pun yang menguntungkan bagi orang-orang Arab Palestina.

Bassem Eid adalah seorang analis politik Palestina yang berbasis di Yerusalem, pelopor hak asasi manusia dan komentator ahli urusan Arab dan Arab Palestina. Dia dibesarkan di kamp pengungsi UNRWA. Ikuti dia di Twitter @eid_bassem. Artikel ini pertama kali dipublikasi di sini, dan diterjemahkan seizin Bassem Eid.

Popups Powered By : XYZScripts.com