Bendera ‘Palestina’ di Tahun 1939

Foto Kamus Prancis Larousse terbitan tahun 1939 ini menampakkan bendera Palestina dengan bintang Daud. Pada bagian kiri atas bisa dilihat bahwa bendera Jerman masih menggunakan lambang swastika Nazi – hal ini membuktikan bahwa buku ini memang terbitan sebelum 1945.

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apabila negara “Palestina” yang diklaim sebagai milik Arab itu memang pernah ada, seperti apa benderanya, siapa kepala negaranya yang terakhir diketahui dan dicatat oleh sejarah, apa bahasa dan mata uang resminya? Baru-baru ini ditemukan salah satu jawabannya: bendera Palestina adalah sebagaimana yang tampak pada foto di atas. Gambar ini ditemukan di dalam lampiran kamus Bahasa Prancis Larousse terbitan 1939.

Close-up Bendera Palestina dari Kamus Prancis Larousse 1939.

Terkejutkah Anda melihat adanya gambar bintang Daud, yang jelas-jelas merupakan simbol yang secara universal terkenal berkaitan dengan Yudaisme?

Media selama ini selalu bias dan mengacu kepada orang Yahudi sebagai “bangsa penjajah” tanah “Palestina”,  dan mengatakan bahwa mereka mengusir orang-orang “Palestina” yang sudah tinggal lama di sana. Bendera ini – di samping bukti-bukti arkeologi kuat lainnya – merupakan indikasi jelas bahwa Tanah Israel merupakan milik bangsa Yahudi, dan fakta ini sesungguhnya telah diketahui secara meluas selama berabad-abad. Bahkan, di tahun 1917, dalam Deklarasi Balfour, Sekretaris Luar Negeri Inggris Lord Balfour menyatakan dukungan pemerintahnya terhadap pendirian “rumah nasional bagi bangsa Yahudi” di tanah yang saat itu dikenal bernama “Palestina”.

Satu hal yang tidak diketahui banyak orang – atau berupaya dikubur oleh orang-orang dengan kepentingan tertentu – adalah bahwa sejak jaman alkitabiah, wilayah yang dinamakan Palestina di jaman modern ini sesungguhnya bernama Judea. Wilayah ini baru mulai dinamakan Palestina di tahun 135 SM, yaitu ketika Raja Hadrian menamakannya demikian untuk menghapus kaitan wilayah Judea itu dengan sejarah Bangsa Yahudi. Antara tahun 1920-1948 sebuah ‘negara mandat’ Palestina sesungguhnya telah ada berdasarkan hukum internasional, namun semua institusi utamanya adalah Yahudi. Sampai tahun 1960an, apabila orang mendengar nama “Palestina”, mereka otomatis mengaitkannya dengan bangsa Yahudi.

Sebelum pendirian Palestine Liberation Organisation (PLO) di tahun 1964 untuk memperjuangkan hak untuk mendirikan negara Palestina, tidak pernah ada suatu negara apa pun yang bernama “Palestina”. Wilayah Palestina modern saat ini telah ditentukan batasan dan definisinya oleh PLO dan penghuninya berasal dari negara-negara Arab di sekelilingnya. Bahkan pemimpin dan pendiri PLO itu sendiri, Yasser Arafat, dilahirkan di Kairo, Mesir, bukan di Palestina.

Jadi, sesungguhnya tidak mengherankan bukan, apabila bendera wilayah Palestina bahkan sebelum pernyataan kemerdekaan Israel di tahun 1948 menggunakan lambang bintang Daud?

Sumber:

Popups Powered By : XYZScripts.com